Beasiswa Santri Berprestasi Kementerian Agama


Program Beasiswa Santri Berprestasi disingkat menjadi PBSB adalah sebuah program afirmatif perluasan akses santri untuk melanjutkan studi sarjana dan profesi melalui suatu program yang terintegrasi mulai dari proses kerjasama, pengelolaan, sistem seleksi khusus bagi santri, serta pemberian bantuan pembiayaan yang diperlukan bagi santri yang memenuhi syarat, sampai dengan pembinaan masa studi dan pembinaan pengabdian setelah lulus.

Perguruan Tinggi mitra Kementerian Agama dalam PBSB Tahun Anggaran 2017 adalah: Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, 

Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Universitas Islam Malang (UNISMA), Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, dan Universitas Cendrawasih Jayapura;

Tujuan dari Program Beasiswa Santri Berprestasi :
Sebagai pemberdayaan sosial bagi santri melalui upaya memperluas akses bagi santri berprestasi yang memiliki kematangan pribadi, kemampuan penalaran, dan prestasi untuk memperoleh pendidikan tinggi, melalui tindakan afirmatif dalam seleksi masuk perguruan tinggi. Tidak sedikit para santri yang mempunyai kemampuan luar biasa, kecerdasan yang imajiner, namun mereka terhalang untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Kedepannya, mereka diharapakan menjadi pelopor bangsa yang siap mengabdi kepada pondok pesantren dan negeri Indonesia tercinta

Sebagai pemberdayaan sosial bagi pesantren melalui upaya meningkatkan kualitas SDM pondok pesantren di bidang sains, teknologi serta sosial kemasyarakatan agar dapat mengoptimalkan peran pembangunan dimasa mendatang, melalui penguatan keilmuan di perguruan tinggi dan program pengabdian paska lulus. Banyak pondok pesantren yang mengalami kendala karena minimnya jangkauan akses. 

Pesantren kekurangan SDM dalam beberapa hal utamanya saat dihadapkan dengan kemajuan zaman. Misalnya, dalam bidang teknologi informasi, sains, dan lain sebagainya. Dengan adanya program ini, diharapkan akan tumbuh generasi pesantren yang melek teknologi informasi dan tidak ketinggalan zaman

Upaya pemberdayaan pesantren melalui upaya penguatan pesantren sebagai lembaga pendidikan, dakwah dan pengembangan masyarakat, dengan pembentukan jaringan kerjasama antara dunia pendidikan tinggi dengan pondok pesantren

Pengumuman Pendaftaran : 07 April 2017
Periode Pendaftaran : 10 April s.d 08 Mei 2017
Pelaksanaan Seleksi : 17 s.d 24 Mei 2017
Pengumuman Hasil Seleksi : 02 Juni 2017
Konfirmasi Kesediaan dan Verifikasi Data : 05 – 09 Juni 2017
Bagi peminat Universitas Airlangga pelaksanaan seleksi disampaikan menyusul dengan lokasi dipusatkan lingkungan kampus Universitas Airlangga Surabaya.

PILIHAN STUDI

Pilihan Studi meliputi 3 (tiga) Bidang Pilihan Studi, yaitu MIPA, IPS, dan KEAGAMAAN. Daftar Pilihan studi yang tersedia untuk setiap bidang pilihan studi berikut ketentuannya sebagaimana pada Daftar Pilihan Studi Seleksi Calon Peserta PBSB Tahun 2017. Calon peserta seleksi dapat memilih 2 (dua) pilihan studi dengan ketentuan bahwa pilihan tersebut dalam bidang yang sama. Khusus untuk pilihan studi pada bidang IPA atau IPS, pilihan studi tersebut harus dalam satu perguruan tinggi yang sama.

PENDAFTARAN PBSB 2017

Pendaftaran PBSB dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut :
  1. Pendaftar adalah santri dari pondok pesantren yang telah memiliki Nomor Statistik Pondok Pesantren (NSPP) dan telah terdata di emispendis.kemenag.go.id dengan data yang telah diisi lengkap.
  2. Calon Peserta PBSB adalah :
  3. Santri yang bersekolah pada tingkat akhir dan lulus pada tahun 2017 di Madrasah Aliyah (MA) yang berada dinaungan pondok pesantren; atau b. Santri lulusan pesantren muadalah/pesantren salafiyah dan ijazah paket C pada tahun 2015 dan 2016 yang diselenggarakan oleh pondok pesantren
  4. Kriteria Umum Peserta
  5. Santri mukim minimal 3 tahun berturut-turut
  6. Berusia maksimal (per 1 Juli 2017):
  7. 20 tahun untuk santri tingkat akhir pada MA (lahir pada tanggal 1 Juli 1997, 2 Juli 1997, dan seterusnya)
  8. 23 tahun untuk santri lulusan pesantren muadalah/pesantren salafiyah dengan ijazah paket C yang diselenggarakan oleh pondok pesantren(lahir pada tanggal 1 Juli 1994, 2 Juli 1994, dan seterusnya).
  9. Memiliki prestasi akademik yang baik dan akhlaq yang terpuji.
  10. Sangat diutamakan yang berasal dari keluarga kurang mampu.
  11. Kriteria Khusus
  12. Ketentuan untuk pilihan studi pada UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
  13. Santri lulusan Madrasah Aliyah (MA), Pesantren Muadalah, Pesantren Penyelenggara Paket C, yang hafal (hafidz) minimal 10 juz serta wajib mengupayakan serta mempertahankan Hafidz Al-Qur’an 30 Juz pada saat menyelesaikan studi pada UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
  14. Hafidz Al-Qur’an 30 Juz merupakan persyaratan kelulusan program S1 peserta PBSB pada UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
  15. Bagi Santri yang berminat untuk studi pada UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta:
  16. Wajib mengupayakan serta mempertahankan Hafidz Al-Qur’an 10 Juz dan Hafal 100 Hadist pada saat menyelesaikan studi pada UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
  17. Hafidz Al-Qur’an 10 Juz dan Hafal 100 Hadist merupakan persyaratan kelulusan program S1 peserta PBSB pada UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
  18. Daftar Pilihan studi beserta ketentuan lebih lanjut sebagaimana pada lampiran Daftar Pilihan Studi Seleksi Calon Peserta PBSB Tahun 2016
  19. Santri melakukan registrasi secara online melalui www.pbsb.ditpdpontren.kemenag.go.id.
  20. Santri dapat mengunduh Formulir Registrasi.
  21. Setelah santri lolos seleksi administrasi maka peserta dapat mengunduh kartu peserta Test CBT.
  22. Pada saat pelaksanaan Ujian santri membawa formulir printout dan tanda peserta ujian Test CBT yang ditandatangani oleh peserta, orang tua, dan pimpinan pondok pesantren disertai:
  23. Salinan KTP/Akte Kelahiran/Kartu Keluarga/Surat Keterangan Lahir (minimal dikeluarkan oleh Desa/Kelurahan), dan
  24. Salinan Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN), untuk santri pondok pesantren salafiyah dengan ijazah Paket C yang diselenggarakan oleh pondok pesantren; atau \Salinan Tanda Kelulusan yang dikeluarkan oleh pondok pesantren, untuk santri lulusan pesantren muadalah.
Informasi selengkapnya dapat dilihat di laman pbsb.ditpdpontren.kemenag.go.id
jobs fromid.neuvoo.com